Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

09/04/2014

Ternak Ayam Kampung di Kandang Sehat

ternak ayam kampung, kandang sehat, tips ternak ayam kampung
Daging ayam merupakan salah satu bahan pangan yang menjadi favorit hampir seluruh masyarakat Indonesia. Ada dua jenis ayam yang diternakkan, yaitu ayam broiler dan ayam kampung. Kedua jenis ayam ini memiliki perbedaan yang terlihat jelas pada serat daging dan ukuran serta berat masing-masing ayam. Hal ini menimbulkan perbedaan harga yang cukup tajam di antara kedua jenis ayam tersebut. Ayam kampung memiliki harga yang lebih mahal karena masyarakat menilai bahwa ayam kampung telah menjadi salah satu hewan ternak yang jauh lebih sehat dibandingkan ayam broiler. Oleh sebab itu, beternak ayam kampung merupakan sebuah peluang bisnis yang kian menjamur di kalangan peternak unggas masyarakat Indonesia.

Ayam kampung biasanya diternakkan dalam sebuah lahan yang sebenarnya hampir sama juga dengan peternakan lainnya. Akan tetapi, hal yang membedakan adalah apa yang dikonsumsi oleh ayam kampung. Ayam kampung dapat dikatakan lebih sehat karena peternak hanya memberikan pakan ternak yang sewajarnya tanpa menambahkan suplemen yang berguna untuk menggemukkan hewan ternaknya. Hal itu diberlakukan pada ayam broiler yang oleh karenanya memiliki harga yang jauh lebih murah daripada ayam kampung.

Walaupun hanya mengandalkan pakan ternak yang tentu saja memiliki jadwal sedemikian rupa untuk mendapatkan hasil panen ternak ayam kampung yang terbaik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan peternak ayam kampung dalam menjaga kualitas hewan ternaknya. Hal yang paling utama selain pakan adalah kualitas kandang. Kandang adalah tempat di mana segala aktivitas baik hewan ternak maupun peternak terjadi, sehingga penanganan kandang merupakan suatu hal penting.

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam menjaga kandang tetap sehat? Simak penjelasan berikut ini.

Drainase

Drainase atau sistem pengaliran air yang terdapat di sekitar kandang perlu diperhatikan saat membangun kandang. Ukuran yang dimaksudkan harus sesuai dengan ukuran kandang tersebut. Drainase adalah jalur di mana terdapat kotoran ayam atau feses yang terbawa ketika kandang tengah dibersihkan, sehingga harus dipastikan bahwa air mengalir sampai ke tempat pembuangan terakhir. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada air yang menggenang di drainase tersebut atau feses yang menggumpal. Ketika musim hujan tiba, akan lebih baik jika kandang ruitn dibersihkan agar drainase tetap mengalir dengan lancar.

Air Minum

Untuk menghindari segala bibit penyakit yang mungkin saja terbawa lewat udara atau air minum, tidak dianjurkan untuk membiarkan air minum tergenang selama lebih dari satu hari. Genangan air minum yang terdapat dalam kandang membuka kesempatan bagi bakteri jahat untuk berkembang biak, sehingga penggantian air minum yang rutin merupakan faktor lain yang perlu juga untuk diperhatikan. Rutin membersihkan tempat minum yang dipergunakan sebagai penampungan air juga menjadi salah satu pendukung kandang untuk tetap sehat.

Feses

Kotoran ayam kampung atau feses adalah suatu hal yang sangat mungkin bagi kuman atau bakteri untuk berkembang biak dengan cepat. Sangat dianjurkan bagi peternak untuk selalu menyingkirkan feses di kandang dan jangan biarkan sampai menggunung. Hal ini akan menjadi lebih sukar dilakukan ketika musim hujan tiba, sebab feses akan bersifat lebih lembek dan baunya pun akan menjadi sangat menyengat. Tentunya hal ini bukan suatu bentuk upaya kesehatan bagi kandang ayam kampung. Oleh sebab itu, sebelum air hujan menggenangi kandang, ada baiknya drainase atau selokan di sekitar kandang untuk ditinggikan. Hal ini dimaksudkan supaya air hujan tidak memasuki area kandang dengan mudah atau terhalang oleh tingginya selokan.

07/04/2014

Rumput Gajah Untuk Pakan Sapi

Para pecinta hewan ternak pasti kenal sama yang namanya rumput gajah. Biasanya ditanam di pinggiran sawah, baik sawah sendiri atau orang lain dengan kesepakatan tertentu. Saya coba baca-baca tentang rumput gajah dan mengumpulkan beberapa catatan yang mungkin berguna bagi para peternak. Berikut:
jenis-jenis rumput gajah, rumput gajah berkualitas, pakan sapi

Jenis-jenis rumput gajah
Ada empat kultivar yang ada di Indonesia, yakni
  • King Grass (P. purpureum cv. King Grass),
  • Taiwan (P. purpureum cv. Taiwan),
  • Hawaii (P. purpureum cv. Hawaii) dan
  • Africa (P. purpureum cv. Africa).

Kandungan rumput gajah
  • Kandungan nitrogen jika dipanen teratur berkisar antara 2-4%
  • Protein Kasar (CP; Crude Protein) selalu diatas 7% untuk varietas Taiwan. (semakin tua CP semakin menurun)
  • Nilai ketercernaan (TDN) pada daun muda kira-kira 70%, sedangkan pada usia tua sekitar 55%.
  • Jika tidak dipupuk hasilnya akan segera menurun drastis dan gulma akan menyerang.
  • Batang-batangnya kurang begitu disukai ternak (karena keras) kecuali yang masih muda dan mengandung cukup banyak air.

Penanaman rumput gajah
  • Rumput gajah tahan terhadap musim panas yang cukup tinggi dan dapat tumbuh dalam keadaan yang tidak seberapa dingin. Rumput ini tidak tahan hidup di daerah hujan yang terus menerus. Rumput ini juga dapat tumbuh dan beradaptasi pada berbagai macam tanah meskipun hasilnya akan berbeda.
  • Penanaman bibit vegetatif pada kondisi yang baik akan tumbuh dengan cepat, bias mencapai 2-3 meter dalam waktu 2 bulan.
  • Perkembang biakan vegetatif dilakukan baik dengan cara membagi rumpun akar dan bonggol maupun dengan stek batang (minimal 3 ruas, 2 ruas terbenam di tanah).
  • Usahakan diairi secara teratur dan dipupuk yang cukup.
  • Pemupukan diperbanyak jika rumput sering dipotong / dipanen.
  • Hasil setiap tahun diharapkan berkisar 2 – 10 ton/hektar 
*Dari berbagai sumber