Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

06/08/2014

Usaha Ternak Sapi Potong Di Indonesia Cukup Menjanjikan


______________________________________________________________
usaha ternak sapi potong, daging sapi, usaha sapi
Usaha ternak sapi potong cukup menjanjikan di Indonesia. Hewan berbadan besar ini merupakan penghasil daging yang banyak diminati di Indonesia. Apalagi jumlah penduduk Indonesia merupakan yang terbesar keempat di dunia, lebih besar dari pada China, India, dan Amerika Serikat. Sehingga, konsumsi daging pun juga cukup banyak. Hingga saat ini, daging sapi masih menjadi pilihan utama, meskipun kambing dan kelinci bisa menjadi pilihan alternatif.


Baca: Fermentasi Pakan Sapi
Hal tersebut yang membuat kebutuhan daging sapi sangat tinggi, sehingga sangat berpotensi untuk pengembangan usaha ternak sapi. Untuk usaha ternak sapi dengan skala besar, Indonesia masih tergolong kekurangan lahan. Terutama pulau jawa dengan kepadatan penduduknya, tentu sudah sulit untuk dijadikan pengembangan usaha ternak sapi. Hal yang sering dikeluhkan peternak sapi yakni kesulitan pakan hijauan. Usaha ternak sapi potong rumahan sudah lama dilakukan. Biasanya, satu keluarga memelihara 2-3 ekor, bahkan di daerah pinggiran ada yang memelihara hingga 9 ekor.

Untuk memenuhi kebutuhan daging sapi, Indonesia masih mengimpor dari berbagai Negara. Hal ini sebenarnya dikeluhkan oleh banyak peternak sapi karena dianggap mengurangi pasar mereka. Apalagi banyak masyarakat yang lebih memilih daging sapi impor karena alas an harga yang lebih murah. Selisih hrga tersebut salah satunya disebabkan oleh mahalnya transportasi dalam negeri yang lebih mahal dari pada biaya transportasi dari Negara tetangga seperti Australia. Namun, hal tersebut sebenarnya menunjukkan bahwa usaha ternak sapi potong masih sangat berpotensi.

Usaha ternak sapi potong kelas rumahan tidak hanya memenuhi kebutuhan daging, bahkan menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat. Banyak penduduk desa yang menggantungkan hidupnya dari hasil beternak sapi potong, meskipun dijalankan dengan cara tradisional. Usaha yang tidak membutuhkan biaya terlalu mahal ini bisa memberi penghasilan yang lumayan. Mereka menggunakan kandang seadanya, bahkan ada yang menaruk sapinya di dapurnya.

Peternak sapi potong rumahan bisa meraup untung hingga Rp 4.000.000 sampai Rp 5.000.000 per satu ekor sapi dalam waktu enam bulan. Bayangkan jika satu keluarga mampu memelihara Sembilan ekor sapi, cukup lumayan kan pendapatan mereka. Apalagi saat lebaran, harga daging sapi biasanya naik. Bisnis ini juga cukup berpotensi untuk dijadikan bisnis.

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment